Pengutusan Tuhan

Ringkasan Khotbah 21 Juni 2009                            Pdt. Surya Harefa

“Pengutusan Tuhan” (Keluaran 3:10-11,13; 4:1-17)

Sehubungan dengan Hari Bapak, hari ini kita belajar dari Musa yang adalah seorang bapak yang sangat dihormati oleh bangsa Israel dari generasi ke generasi. Musa adalah seorang pemimpin yang mengeluarkan bangsa Israel dari perbudakan orang Mesir dan Musa adalah satu-satunya nabi yang dipanggil Tuhan secara berhadapan muka. Musa jugalah yang menulis 5 kitab suci pertama orang Yahudi dan kitab suci orang Kristen.

Musa menjadi seorang yang berpengaruh, bukan dari dia sendiri, tetapi melalui suatu peristiwa. Keluaran 3:10: pengutusan Tuhan inilah awal kesuksesan Musa. Musa harus membawa orang Israel keluar dari Mesir agar orang Israel beribadah kepada Allah. Musa sejak bayi dibesarkan di istana sebagai anak dari putri Firaun, dan mendapat pendidikan tinggi dalam berbagai ilmu termasuk ilmu perang, tetapi kemudian lari dari istana dan menjadi seorang gembala kambing domba. Di tengah tengah kesibukannya, Musa menyempatkan diri untuk mendengar panggilan Tuhan (menghampiri semak duri yang menyala nyala) dan melakukan perintah-Nya walaupun tidak langsung meresponi pada awalnya. Penolakan Musa: Keluaran 3:10,13; 4:1: Musa menolak secara halus/secara tidak langsung, Keluaran 4:10: Musa menolak secara langsung untuk dipakai Tuhan, Keluaran 4:13: menolak secara tegas (utuslah kiranya siapa saja).

Siapapun kita, sebenarnya memiliki panggilan Tuhan, tetapi terkadang kita terlalu sibuk dengan rutinitas setiap hari, sehingga tidak menyadari adanya panggilan Tuhan. Mari kita coba melihat bahkan “menghampiri semak duri yang menyala nyala” sehingga kita mengetahui profesi apa yang sudah Tuhan siapkan untuk kita. Baik sebagai pendeta, penginjil, majelis, ataupun sebagai pelayan lainnya. Jangan kita mengesampingkan atau lari dari panggilan Tuhan, melainkan kita perlu mulai sadar bahwa Tuhan memanggil kita, dan sebaiknya kita menyediakan waktu untuk menggumulinya.

Respon Tuhan terhadap penolakan Musa: Keluaran 3:12: Aku menyertai engkau, Keluaran 3:14: Tuhan menjelaskan mengenai nama-Nya dan rencana-Nya, Kejadian 3:20: Tuhan memberikan tanda-tanda ajaib yang luar biasa, Keluaran 4:12: Tuhan mengajarkan apa yang harus Musa katakan dan memakai Harun sebagai penyambung lidah.

Seandainya Musa menolak panggilan Tuhan maka ia akan tetap menjadi gembala domba atau mungkin pengusaha penggembalaan domba yang besar tetapi dia tidak akan menjadi pemimpin besar yang sangat berpengaruh. Bila kita menolak panggilan Tuhan, yang rugi adalah kita sendiri karena kehilangan profesi yang Tuhan telah siapkan untuk kita. Bagian firman Tuhan ini juga mengajarkan akan kesabaran Tuhan menghadapi orang yang menolak panggilan-Nya. Allah Bapa kita adalah Bapa yang panjang sabar dan setia. Sudah sepatutnya kita bersyukur dan menghargai kesabaran-Nya dengan tidak menolak pengutusan/panggilan Tuhan bagi kita. (SU/06/09)