Ada Waktu TUHAN Bagi Segala Hal
Ringkasan Khotbah 19 Juli 2009 Pdt. Yasuo Atsumi
“Ada waktu Tuhan bagi segala hal” (Pengkhotbah 3:1-11)
“Untuk segala sesuatu ada waktunya, untuk segala sesuatu ada masanya...”.
Selama 3 minggu kami melayani di Indonesia dan Sidney. Saat itu kami merenungkan satu hal yaitu: waktu Tuhan. Waktu Tuhan khusus untuk Indonesia.
Di dalam alkitab, waktu mengandung 2 arti yang sangat dalam:
Yang pertama, waktu kronos yaitu waktu yang mengalir/jam-jam yang mengalir, maka disebut waktu yang lama atau waktu yang pendek. Seperti kejadian orang kerasukan setan di Gerasa, disebutkan ”dia sudah lama tidak berpakaian dan tinggal di kuburan...”. itulah yang disebut kronos (jam-jam yang mengalir).
Arti yang kedua disebut kairos: artinya waktu/kesempatan. Konsepnya bukanlah berapa lamanya atau panjangnya waktu. Melainkan artinya atau isinya. Di waktu itu apa yang terjadi. Ada kejadian/hal khusus. Di dalam alkitab dipakai untuk hal-hal penting/istimewa. Yang pertama adalah waktu kematian Tuhan Yesus. Di Roma 5:6 ada tertulis ”Waktu kita masih lemah, Kristus telah mati untuk kita orang-orang durhaka, pada waktu yang ditentukan oleh Allah...”. Dikatakan “waktu kita masih lemah...”. Jadi kairos-nya adalah waktu kita belum mengenal Kristus. Yesus datang pada waktu yang ditentukan oleh Allah. Yesus mati di atas kayu salib. Kejadian itulah yang disebut kairos. Di Galatia 4:4 ada tertulis “Setelah waktunya genap, Allah mengutus Anak-Nya...”. Waktu Allah, janji Allah telah genap maka Yesus lahir. Yesus sendiri pernah katakan, “Waktuku belum tiba.”. Beberapa tahun kemudian Yesus ditangkap dan disalib. Kejadian penyaliban tersebut disebut kairos. Kejadian saat Yesus berdoa di taman Getsemani, Yesus berkata, “Saatnya sudah tiba. Lihat, Anak Manusia diserahkan ke tangan orang-orang berdosa.” (Markus 14:41) Kata ‘saatnya’ di sini berarti kairos, saat Anak Manusia disalib. “Tetapi saatnya akan datang dan sudah tiba sekarang bahwa penyembah-penyembah benar akan menyembah Bapa dalam Roh dan kebenaran...” (Yohanes 4:23) Sekarang Yesus telah datang, sehingga kita bisa menyembah dan berdoa di mana saja dalam Roh dan kebenaran.
Karena itu selama masih ada kesempatan bagi kita marilah kita berbuat baik kepada semua orang. Selama masih ada kairos artinya waktunya terus mengalir tapi ada waktu tertentu dan ada waktu khusus untuk berbuat baik. Itulah yang disebut kairos. Bagi kita ada waktu yang mengalir, ada jam-jam yang berlalu tetapi bukan itu yang penting, melainkan apakah kita melaksanakannya atau tidak.
Dalam Wahyu 1:3 ada tertulis, “Sebab waktunya sudah dekat...” Kata ’ada waktunya’ berarti waktu kesudahan. Bagi kita, ada waktu kesudahan. Di alkitab ada disebut, walaupun kita sibuk di dunia ini tapi selalu ada waktunya. Ada kesudahannya, ada penilaian akhir yaitu saat kita menerima kemuliaan. Ini disebut kairos. Sering kita memikirkan kapan kerajaan Allah datang tapi kita tidak tahu kapan kerajaan Allah datang. Bukan kapan kerajaan Allah datang yang penting melainkan sekarang apa yang harus kita lakukan untuk menyambut datangnya Kerajaan Allah, yaitu menjadi saksi Kristus. (VH/07/09)
