• facebook
  • Twitter Basic Black
  • googleplus
  • flickr
  • Pinterest Basic Black

Copyright © 2014 KOMIT GIII Tokyo

Pdt. Yasuo Atsumi dilahirkan di Prefektur Fukushima pada tahun 1942. Beliau menerima Kristus sebagai Juru Selamat pribadinya di Sekolah Minggu saat beliau berusia 15 tahun. Kemudian di sebuah Bible Camp yang diikutinya, beliau mendapat panggilan Tuhan untuk menjadi hamba Tuhan.

 

Setelah menamatkan pendidikan sarjana di Saitama University pada tahun 1964, beliau memutuskan untuk mengikuti panggilan Tuhan yang diterimanya dan masuk ke Seisho Shingakusha (Japan Bible Seminary). Beliau menamatkan pendidikan di Japan Bible Seminary pada tahun 1968 dan kemudian memulai pelayanan sebagai gembala jemaat Urawa Evangelical Free Church di Saitama, Jepang.

 

Pada tahun 1972, Tuhan mengutus beliau sekeluarga untuk menjadi misionaris di pedalaman Kalimantan Barat, Indonesia. Selama 10 tahun melayani pemberitaan injil di Kalimantan, beliau ikut berpartisipasi dalam pendirian Sekolah Tinggi Theologia (STT) yang dikenal dengan nama Akademi Theologia Indonesia (ATI) yang berlokasi di Kalimantan Barat.

 

Pdt. Yasuo Atsumi dan keluarga kemudian pindah ke Jakarta untuk memulai pelayanan di Ibukota Indonesia tersebut. Pelayanan beliau selama 5 tahun di Jakarta membuahkan hasil, yaitu terbentuknya persekutuan Japan Christian Felowship (JFC). Selain menjadi gembala jemaat di situ, beliau turut aktif mengajar di Sekolah Tinggi Theologia I3 di Batu, Malang, khususnya di SAM (Sekolah Alkitab Malam) dan beliau pun aktif melayani di GPPII, yang sekarang dikenal sebagai Gereja Misi Injil Indonesia (GMII).

 

Setelah 17 tahun melayani di Indonesia, Pdt. Yasuo Atsumi dan keluarga akhirnya kembali ke Jepang pada bulan Juni 1989. Dua bulan kemudian, bersama dengan beberapa orang Indonesia di Tokyo, beliau merintis persekutuan berbahasa Indonesia yang kemudian berkembang menjadi Gereja Interdenominasi Injili Indonesia (GIII) dan beliau mulai melayani sebagai gembala jemaat GIII pada bulan Agustus 1989. Pada tahun 1991, beliau menjadi gembala jemaat Gereja Protestan Megumi, yang awalnya merupakan persekutuan orang-orang Jepang di GIII.

 

Di samping kesibukan beliau sebagai gembala jemaat, beliau juga aktif dalam kegiatan penginjilan, antara lain: memegang jabatan sebagai Direktur Badan Misi di Japan Antioch Mission, melayani dalam penginjilan melalui siaran TV dan Radio di Pacific Broadcasting Association serta menjadi pembicara pada Kebaktian Tahunan Nasional YPPII (Yayasan Persekutuan Pekabaran Injili Indonesia). Pada tahun 2007, beliau memprakarsai pembentukan Badan Misi Indonesia Bagi Dunia (IBADA).

Sebelum berdirinya jemaat GIII, warga Indonesia di Tokyo dan sekitarnya yang beragama Kristen telah bersekutu bersama dalam wadah Keluarga Masyarakat Kristen Indonesia (KMKI) dengan mengadakan kebaktian sebulan sekali bersama dengan jemaat Katolik. Namun, di dalam bimbingan Roh Kudus, jemaat Kristen Protestan ini didorong untuk memulai ibadah rutin setiap minggu.

 

Pada tahun 1989, Pdt. Yasuo Atsumi dan keluarga kembali ke Jepang setelah melayani di Indonesia selama 17 tahun. Setelah kembalinya Pdt. Yasuo Atsumi ke Jepang ini, jemaat Kristen Protestan mengadakan beberapa kali pertemuan di rumah Bpk. Tiwow Mamoto (beliau adalah ketua majelis yang pertama). Pada pertemuan yang diadakan pd tgl 19 Juli 1989 yang dihadiri oleh Pdt. Yasuo Atsumi dan Ibu, Bpk. Tiwow dan Ibu, Bpk. Ronny Makasutji, Bpk. Sumakud, Bpk. Soeparman, Bpk. M. Silaen, Ibu Doortje Seto, Bpk. J. Sampekalo, Sdr. Andoko, Sdri. Monica, Sdri. Henny dan Bpk. Tamatsukuri, diputuskan untuk membentuk gereja Kristen Protestan berbahasa Indonesia di Tokyo, yang tidak berdiri di bawah naungan lembaga gereja di Indonesia. Pada awal berdirinya, gereja ini bernaung di bawah gereja Jepang bernama Tokyo Fukuin Kyokai, sehingga gereja berbahasa Indonesia ini menggunakan nama ini ditambah kata “Indonesia,” menjadi “Tokyo Fukuin Kyokai Indonesia” dan disingkat menjadi TFKI (dalam perjalanan pelayanan TFKI, TFKI melepas diri dari naungan gereja Jepang).

 

Kebaktian Perdana

Kebaktian perdana TFKI diadakan pada tanggal 27 Agustus 1989 mulai pukul 17.00 di sebuah gedung sekolah komputer di Shinjuku, Tokyo. Kebaktian perdana ini dilayani oleh Pdt. Yasuo Atsumi.

 

Gereja Interdenominasi Injili Indonesia (GIII)

Dalam pimpinan Tuhan, TFKI mensahkan Tata Dasar dan Tata Laksananya pada rapat majelis tgl 26 Desember 1998 di rumah Pdt. Yasuo Atsumi. Dengan disahkannya TD/TL ini, nama resmi gereja ini berubah menjadi Gereja Interdenominasi Injili Indonesia.

 

Gereja dan Persekutuan Wilayah di Luar Tokyo

Dalam perjalanan pelayanan GIII, Tuhan juga telah memakai GIII untuk menjadi saluran berkat-Nya bagi umat-Nya yang berada di luar Tokyo.

  • Pada bulan Juli 1993, persekutuan di Oarai diresmikan menjadi GIII Oarai.

  • Persekutuan di Suzuka diresmikan menjadi GIII Suzuka pd tgl 30 Desember 1999.

  • Pada tgl 18 Nopember 2000, di Takasaki, Gunma diadakan acara persekutuan perdana, dan persekutuan di Takasaki telah mengadakan kebaktian minggu secara rutin hingga akhirnya diresmikan menjadi GIII Gunma pada tahun 2003.

  • Pada tgl 11 Pebruari 2001, Tuhan telah menolong GIII untuk mengadakan kebaktian umum berbahasa Indonesia yang perdana di Okaya, Nagano.

  • Pada tahun 2002, telah dimulai juga persekutuan di Nishio (Aichi Prefecture), yang kemudian disahkan menjadi GIII Nishio di tahun 2004. Di tahun 2011 nama GIII Nishio diubah ke GIII Aichi.

  • Pada tahun 2003, di dalam pertolongan Tuhan, telah dimulai juga persekutuan di Mitsukaido (Ibaraki Pref.) dan di Hamamatsu (Shizuoka Pref.).

  • Pada bulan April 2010, diadakan kebaktian perdana di Pos PI Tokyo Barat (Nishi Tokyo) dan saat ini sudah secara rutin mengadakan kebaktian tiap bulan pada minggu ganjil (minggu pertama, ketiga dan kelima). Sejak 3 April 2016 Pos PI Nishi Tokyo telah melaksanakan Ibadah Minggu secara rutin setiap hari Minggu pkl. 16:00.

  • Pada bulan Agustus 2013, diadakan kebaktian perdana di daerah Hiratsuka (Kanagawa Prefecture) dan saat ini sudah secara rutin mengadakan kebaktian tiap bulan pada minggu ganjil (minggu pertama, ketiga dan kelima).

  • Pada tanggal 10 Maret 2012 di Kita-Osaka Fukuin Lutheran Church, diadakan rapat perdana pendirian Persekutuan Osaka yang sekaligus merupakan kebaktian perdana di Osaka hingga akhirnya diresmikan menjadi GIII Osaka pada 10 Maret 2013 dan saat ini GIII Osaka sudah secara rutin mengadakan kebaktian setiap minggu. Atas pertolongan Tuhan dan pertumbuhan jemaat yang terus meningkat, sejak 17 Januari 2016 Jemaat GIII Osaka dapat beribadah di Gedung Gereja baru yang bertempat di Kitahama Square (VIP Kansai Center lt. 2).

  • Pada bulan Desember 2014, diadakan kebaktian perdana di Pos PI Niigata dan saat ini sudah secara rutin mengadakan kebaktian tiap bulan pada hari Sabtu. Pos PI Niigata berada di bawah pelayanan GIII Gunma.

  • Pada tanggal 16 Mei 2015, diadakan ibadah perdana Post PI Kyoto di Umekoujikouen yang dihadiri oleh 12 orang jemaat dan saat ini sudah secara rutin mengadakan ibadah tiap bulan pada hari Sabtu minggu ke-3. Pos PI Kyoto berada di bawah pelayanan GIII Osaka.

  • Pada tanggal 20 Juli 2015, diadakan ibadah perdana Pos PI Shikoku di IPAL Kagawa International Exchange Center dan saat ini sudah secara rutin mengadakan ibadah tiap bulan pada hari Sabtu minggu ke-4. Pos PI Shikoku berada di bawah pelayanan GIII Osaka.

  • Pada tanggal 8 Mei 2016, diadakan ibadah perdana Persekutuan GIII Wilayah Bando yang berada di bawah pelayanan GIII Minami Ibaraki. 

 

GIII Bernaung di bawah Japan Evangelical Church

Pada tahun 2003, GIII diterima oleh Japan Evangelical Church, sebagai divisi bahasa Indonesia JEC, sehingga GIII dapat memperoleh perlindungan secara hukum di negara Jepang ini.

 

*diperbaharui pada tanggal 18 November 2015

Pdt. Yasuo Atsumi, M.Div.

Profil Pendiri GIII Japan

Sejarah GIII Japan